Laman

Rabu, 20 Juli 2016

GALERI FHOTO MASA PERKENALAN SANTRI BARU TP. 2016-2017


















Selasa, 19 Juli 2016

Senin, 18 Juli 2016

TIDAK ADA LAGI PERPELONCOHAN BAGI SISWA BARU

TIDAK ADA LAGI PERPELONCOHAN BAGI SISWA BARU

Oleh    : Kepada MA Nurul Huda, H. Hidayat, S.Pd.
Disampaikan pada sambutan Upacara Benderan Hari Pertama Masuk Sekolah TP. 2016-2017
Senin, 18 Juli 2016.

Assalamualaikum Wr. Wb.
Hari ini, tanggal 18 Juli 2016 bertepatan dengan tanggal 13 Syawwal 1437 H. kita kembali memulai aktifitas belajar di Madrasah Nurul Huda, saya mewakili dewan Guru, Staff, dan pengurus Madrasah Nurul Huda mengucapkan Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin kepad seluruh siswa-siswi MI, MTs, MA Nurul Huda Yadin.
Pagi hari ini adalah hari pertama masuk sekolah bagi siswa-siswi baru pada Madrasan Nurul Huda ini, baik untuk Madrasah Ibtidaiyah kelas I (satu), Madrasah Tsanawiyah kelas VII (tujuh), dan Madrasah Aliyah kelas X (sepuluh). Selain itu juga, hari ini adalah hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLM), jadi saya harap bagi siswa-siswi baru MTs. dan MA untuk mengikuti kegiatan MPLM dengan baik selama 3 (tiga) hari, bedanya dengan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) yang dilakukan setiap madrasaha pada tahun yang lalu adalah:
Yang pertama “Kalian langsung diperbolehkan memakai seragam baru Madrasah Tsanawiyah dan Seragam Baru Madrasah Aliyah”, jadi tidak perlu memakai baju SD atau SMP lagi, langsung dipakai saja seragam Madrasah
Yang kedua “tidak ada lagi perpeloncohan”, misalnya: kalian di suruh menulis nama yang besar yang memakai kardus, kemudian di gantung dileher, di suruh memakai tali sepatu yang warna-warni, di suruh membawa indomie, di suruh makan topi dari besek dan lain-lain, sekarang yang semua itu sudah dihapus, jadi tidak ada perpeloncohan, yang ada adalah pemberian materi seperti, pengenalan Madrasah, pengenalan dewan guru, Pengenalan pengurus OSIS, tata cara belajar, tata tertib Madrasah, Upacara bendera, dan lain-lain. Jadi saya minta kepada seluruh pengurus OSIS yang membantu kegiatan MPLM untuk men-tiadakan semua jenis perpeloncohan pada siswa baru dengan tidak adanya hukuman atau menakut-nakuti mereka.
Selain itu, saya ucapkan selamat Datang kepada seluruh santri Baru di Pondok Pesantren Nurul Huda, mudah-mudahan semua betah dan bisa tinggal di sini minimal 3 (tiga) tahun atau bisa sampai 6 (enam) tahun sehingga bisa lebih siap dan mantap untuk terjun di masyarakat setelah kalina mengenyam pendidikan Agama di pondok pesantren ini.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

----Penyunting Berita: M. Mahsun, S.Pd.I----

Senin, 04 Juli 2016

KEMBALI KE FITRAH

KEMBALI KE FITRAH
Oleh: Ust. Buchori Al Aroby
Pengasuh Ponpes Nurul Huda YADIN

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh...

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.. Walillahilhamd...
Gema Takbir berkumandang di seantero Dunia ini "Minal Masyrik Ila Al-Maghrib" semua umat islam menyambut satu hari yang penuh dengan kemenangan. Dimana selama satu bulan penuh, kita menahan lapar dan haus di siang hari dari, kita jalankan perintah Allah SWT., kita jaga hati dan berintospeksi terus menerus, bermuhasabah dalam diri kita. Mudah-mudahan Ramadhan tahun ini merupakan sebuah kemenangan yang besar buat  kita dengan meraih kesempurnaan di hadapan Allah SWT.

Ketika sebagian muslim beranggapan bahwa 'Ied adalah sebuah kemenangan, maka itu benar apa adanya, Imam Ali Karramaallau wajha mengatakan bahwasanya "Setiap saat, setiap waktu, setiap kesempatan apa saja, ketika seorang muslim semakin bertambah derajat ketaqwaannya kepad Allah, maka ketahuilah pada saat itu, 'Ied baginya, kemenangan baginya". Namun kalau kita lihat dari sudut pandang yang lain, ketika takbir berkumandang, 'Ied sebagai hari kemenangan akan kita sambut dan kita rayakan. Pada sisi yang lain, kita telah ditinggalkan oleh tamu yang paling Agung yang tidak haya diagungkan oleh Allah tetapi tamu ini jugalah yang telah mengagungkan derajat kita dihadapan Allah SWT., tamu yang mulya di hadapan Allah, begitupula tamu yang memulyakan kita di hadapan Allah SWT., yaitu bulan suci Ramadhan. Oleh sebab itu, tidak lain yang kita panjatkan rasa syukur hanya kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Allah SWT. berkenan memanjangkan umur kita untuk bertemu dengan Ramadhan berikutnya, untuk ikut berpuasa dan beribadah di bulan suci Ramadhan. Benar apa kata banginda Rasulullah SAW. "Kalau seandainya umatku tau keutamaan Ramadhan, maka pastilah ia berharap bahwa disetiap tahun adalah bulan Ramadhan"

Mudah-mudahan selama satu bulan penuh hari kita berpuasa dan memperbanyak ibadah di dalamnya, Allah menerima ibadah sholat kita, puasa kita, ibadah malam kita, sujud kita, dan semua ibadah-ibadah yang kita kerjakan di bulan Ramadhan ini, dan mendapat kesempurnaan di hadapan Allah SWT. untuk merayakan esok hari kita jelang 'Idul Fitri'.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWWAL 1437 H. / 2016 M.
“Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh...





Minggu, 03 Juli 2016

MANUSIA YANG TERBAIK ADALAH MANUSIA YANG BERAGAMA

MANUSIA YANG TERBAIK ADALAH MANUSIA YANG BERAGAMA
Oleh: Ust. H. Buchori Al-Aroby
Disampaikan pada Acara Buka Puasa Bersama
di Kantor AQOBAH Tour & Travel PT. IBS. Buana Sejahtera
Jln. Mandar Utama Bitaro Jaya Tangsel.
Sabtu, 02 Juli 2016

Assalamualaikum Worohmatullahi wabarokaatuh
Sebagai manusia tentu sadar bahwa pada awalnya manusia kita ini tida ada, kemudian dibikin ada, dan kemudian lagi dibikin tidak ada. Artinya bahwa manusia ini, “ada dari ketiadaan” dan tentu saja secara logika pasti meyakini bahwa ada Zat yang  maha besar, Zat yang maha Agung yang disebut sebagai “Al-Kholik” atau “Sang Pencipta” Dialah yang menciptakan manusia dari ketiadaan menjadi berada, dan kelak Dia pula lah yang akan melenyapkan manusia dari atas muka bumi ani, yaitu Allah SWT. oleh karena itulah manusia butuh “ikatan” manusia butuh “aturan” manusia butuh “tali” untuk mengendalikan manusia dalam tindakannya, maka Allah turunkan para Nabi dan Rasul yang dilengkapi dengan Kitab Sucinya untuk mengatur setiap gerakan, kemauan, keinginan dan cita-cita manusia.

Malaikat tidak diatur oleh wahyu, karena Malaikat sejak di ciptakan, Allah tidak memberikan kebebasan kepada Malaikat untuk memilih, seperti dalam Al-qur’an “Malaikat itu selalu taat kepada Allah” karena Allah tidak memberikan nafsu kepada malaikat. Sebaliknay Iblis pun demikian, iblis tidak diberikan hak bebas untuk memilih, sebab hanya karena kesalaha sekali, iblis langsung mendapat cap dari Allah sebagai “Makhluk Allah yang Dholim” dan pasti masuk kedalam neraka, dan tidak ada pintu thobat untuk iblis karena iblis tercipta tidak punya hak untuk memilih.

Manusia berbeda dengan malaikat dan iblis, malaikat diberikan kekuasaan, kewenangan, kebebasan, kendati ada yang disebut “Sunnatullah”, atau keketapan Allah, tetapi bahwasanya sunnatullah dan ketetapan Allah ini sifatnya rahasia, agar manusia bercermin tentang nasibnya dan kehidupannya di masa yang akan datang “Saqiyyun aw Sai’dun” apakah dia termasuk “Orang-orang yang berbahagia ataukan orang-orang yang celaka di akhirat”, maka suratan Takdir itu dirahasiakan oleh Allah SWT.

Itulah kenapa Allah kirim para Nabi dan Rasul untuk memberikan peringatan dan menuntun manusia, Rasul sebagai “uswah” dan “qudwah” yaitu “sebagai suri tauladan, sebagai imam dan panutan”. Jadi manusia yang terbaik itu adalah manusia yang beragama, karena bayak teori tentang Ateisme (orang yang tidak beragama) itu diruntuhkan oleh manusia dan kemajuan Ilmu dan Teknologi, bahwasanya Ilmu dan Teknologi telah membuktikan bahwasanya keberadaan Alam Jagad Raya beserta isinya ada yang menciptakan yaitu Allah SWT. manusia meyakini itu, berarti mendesak untuk beragama, agama adalah “Attaaun” atau “ikatan” antara manusia dengan Sang Pencipta, implementasi dari ikatan tersebut diantaranya adalah puasa, karena puasa adalah wujud dari keberagaman seseorang. Jadi orang yang berpuasa adalah orang yang beragama. Menjaga agama dengan cara sholat lima waktu, puasa, zakat dan haji, dan ibadah-badah lainnya. Tetapi satu hal yang sulit di kerjakan, yang pernah Nabi Muhammad SAW. ajarkan kepada para sahabat: “Katakan: aku beriman kepada Allah, dan Istiqomahlah dalam keimananmu”, jadi yang paling susah itu Istiqomah, karena bisa saja dibulan Ramadhan ini, rajin  sekali melaksanakan ibadah yang wajib dan sunnah tetapi nanti setelah Ramadhan kita jauh dari Ibadah. Nauzubillahi min zalik....

Wabillahi taufiqi wal Hidayah...

Wassalamualaikum Worohmatullahi wabarokaatuh

Sabtu, 02 Juli 2016

UCAPAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H. / 2016 M.